Setahun lebih nggak ngurusi blog ini lagi..
Waktu yang cukup lama untuk rehat dari menulis serius dan hanya memanfaatkan Facebook dan Twitter untuk tulisan atau status2 yang pendek.
Setahun lebih juga sy sangat konsen mengembangkan beberapa webstore dan alhamdulillah sudah mulai kelihatan hasilnya dan sedikit banyak mempunyai pola untuk mengembangkannya lebih baik lagi.
Perkembangan dunia online memang begitu cepat,jika kita lengah dan tidak mengikuti maka bisa kelihatan jadul hanya dalam beberapa bulan.Salah satu yg sedang menjadi fenomena adalah perkembangan sosial media.
Pertumbuhan FB yg begitu cepatnya hingga saat ini sudah mencapai angka 600 juta akun di seluruh dunia dan di Indonesia saat tulisan ini di buat,pengguna FB sudah menyentuh angka 36.600.000,dahsyat sekali.Begitu juga dengan Twitter dan jenis sosial media yang lain.
Saat ini..semua brand besar dan kecil harus mengikuti perkembangan ini,bila tidak ,maka bisa berpengaruh bagi kelangsungan brand tersebut.
Banyak brand besar telat menyadari potensi sosial media ini dan masih banyak yang tergagap-gagap mengikuti perkembangan ini.Tetapi sudah banyak pula brand besar menggunakan kekuatan sosial media untuk meleverage pertumbuhan bisnisnya.
Salah satu kelebihan sosial media adalah bisa di gunakan siapa saja yg terkoneksi dengan internet.Jadi tidak pandang bulu.
Dari sudut pandang pengusaha UKM,ini adalah salah satu alat yang harus kita manfaatkan untuk membesarkan merk kita dengan lebih mudah dan lebih murah,bahkan bila kita tahu caranya,kita bisa mengungguli brand2 besar dalam hal komunikasi via sosmed dengan konsumen kita dan bisa punya banyak Fans atau follower yang jauh lebih banyak di banding Brand besar sekalipun.
Sudah banyak kisah sukses dengan memanfaatkan sosmed ini,salah satu yang fenomenal adalah brand Maicih dari Bandung,sebuah produk makanan ringan yang meledak dalam waktu singkat karena memanfaatkan kekuatan sosial media yaitu dengan menggunakan Twitter dan FB sebagai media promosi dan komunikasi dg konsumennya.Bahkan ada sebuah info yang mengatakan kalau omset Maicih di bulan April 2011 kemaren sudah mencapai 900jt/bln dan mungkin akan terus meningkat.Sebuah omset yg sangat heboh,untuk sebuah bisnis makanan ringan yang tdk melakukan iklan komersial di Televisi.
Dan yg harus di cacat adalah,mereka hanya mengandalkan kekuatan sosial media pada masa merintisnya hingga bertumbuh cukup fantastis tersebut dan dalam perkembangan selanjutkan mungkin juga akan memanfaatkan banyak media dan cara lain untuk semakin bertumbuh.
Ada juga yang bisa berjualan obat jerawat dan hanya memanfaatkan twitter dengan bantuan beberapa tool yang bisa memantau orang2 yg sedang jerawatan dan dari situ bisa menawarkan dagangannya ke orang yg tepat,dan faktanya bisa terjadi transaksi hingga 10jt/minggu…Sebuah cara yg unik dan hasil yg fantatis.
Atau kisah lain tentang Hebonya Keong Racun dan Briptu Norman yang tenar dengan cepat karena kekuatan Youtube.Hampir semua mengakui bahwa 2 contoh tadi adalah fenomena yang tidak mungkin terjadi di masa lalu sebelum adanya Youtube.Andapun bisa tenar dlm sekejab bila bisa menciptakan sesuatu yg unik dan menghibur dengan menggunakan Youtube.
Inilah dunia baru yang harus kita hadapi saat ini..mau atau tidak mau…kita harus mengakui sosial media mempunyai dampak yang luar bisa dalam kehidupan dan brand kita.
Bagaimana dengan brand Anda ?
Sudahkan Anda memanfaatkan sosial media untuk prtumbuhan bisnis Anda,atau paling tidak untuk bertahan dari kemerosotan karena kalah saing dg kompetitor yang lebih memahami perkembangan zaman…??
Semua terserah Anda ?
Moga kesuksesan selalu menyertai kita..aamiin
By:Mukhlis



Alamak…udah 4 bulan tidak menyempatkan diri untuk menuangkan uneg-uneg di sini,dan ternyata sudah banyak tertinggal di banding kawan2 yang pada rajin.Tapi Alhamdulillah…blog ini dan versi Blogspot PR-nya “tak sengaja” naik jadi 2,Makasih om Google.Begitu juga dengan webstore
Beberapa hari yang lalu saya mendapat komplain dari salah satu supplyer sebut saja si A,karena saya membuat atau tepatnya membeli produk yang mirip dengan produk yang dia jual ke saya dengan alasan tertentu,salah satunya adalah karena si A tidak bisa memenuhi kapasitas order yang kami berikan serta karena harga dari supplyer B yang lebih murah.Pada minggu yang sama saya juga disadarkan oleh seorang supplyer yang lain,sebut saja si C,bahwa produk dia juga di tiru oleh supplyer A tadi dan di supplay ke toko saya juga,awalnya memang produknya si C di beli aleh si A dan di supply ke toko saya tetapi setelah pengiriman ke 3 ternyata mutu produknya lebih jelek karena ternyata si A sudah tidak mengambil produk dari si C lagi tetapi dari si D.Nah pada minggu yang sama si C menawarkan produk yang yang biasa di supply si A kepada saya,karena sebetulnya dia yang memproduksi barang tersebut.
Mau silaturrahmi nii..enakanya besok siang atau besok malam?.Pertanyaan yang sering saya dengar dari teman-teman yang sedang getol-getolnya menawarkan MLM-nya.Sebuah usaha yang patut di acungi jempol.Entah apa alasanya,saya masih menjadi target prospecting kawan-kawan dari berbagai MLM yang berbeda.Walaupun setiap kali penawaran itu datang saya masih selalu mengatakan tidak.
Forbes Asia mencatat terjadi penurunan jumlah aset dari 40 orang terkaya di Indonesia dari semula US$ 40 miliar menjadi US$ 21 miliar. Penurunan ini seiring dengan anjloknya pasar global, turunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 54% dibanding tahun lalu, dan melemahnya rupiah.